Perkara yang sangat menakjubkan ialah bahwa tidak ada satu benda pun yang tidak dapat dibuat oleh Bangsa China. Bahkan, membuat kita meragukan seluruh produk negara lain


Pada 21 Disember 2010 saya berkesempatan mengunjungi mesjid tertua di Guang Zhou.Mesjid tertua ini terdapat sebuah menara yang dijaga dengan baik. Saya sepat bersolatzohor dan asar disini.

Sesampainya di China saya dapati kotanya sangat bersih, indah dan teratur ianya cukup mengkagumkan saya.

Membeli-belah di Beajing Road juga hebat, begitu ramai manusia yang berkunjung disini seumpama sebuah pesta atau expo ditempat kita. Kedai-kedai pakaian dan berbagai jenis barangan ada dijual disini. Boleh dikatakan semua pengunjung dan penjual semuanya orang muda tida orang tua. Mereka semuanya rajin melobi pelanggan. Tidak hanya menunggu pelanggan seperti kebanyakan peniaga kita. Rakyat China tiada yang lepak-lepak seperti di Malaysia. Pada saya ia sangat luar biasa . Tiada yang mengangur semuanya sibuk bekerja.

Luar biasa, bagaimana pemerintah China boleh memaksa penduduknya yang sangat ramai untuk berkeadaan seperti itu.

Ketika berbelanja, kita diingatkan harus hati hati menjaga barang berharga, karena ada juga penyeluk saku yang suka mencuri dengan pantas tanpa kita sedari.

Di sini untuk makan tidak menjadi masalah kerana banya restoran Muslim disini. Sajian yang disediakan cukup enak. Cuma stail masakan adalah selera China, bagi saya tiada masalah. Pada mereka yang tidak suka masakan cina boleh ambil nasi putih dan makan denagan sambal daging atau sambal bilis yang dibawa. Makan jangan tidak makan kerana “disetiap butir nasi, ada sejuta keringat petani…” Subhanallah mestinya kita juga begitu jika tidak kita akan bertindak mubadzir dan berlebihan ………………

Hari kedua di Guang Zhou saya sempat mengziarahi makam Sa`d ibn Abī Waqqās . Dimana Islam pertama kali dibawa ke China oleh sebuah rombongan yang dihantar oleh Khalifah Uthman, pada 651, lebih kurang dari dua puluh tahun selepas kewafatan Nabi Muhammad S.A.W. Rombongan itu diketuai oleh Sa`d ibn Abī Waqqās, bapa saudara Nabi sebelah ibunya. Kedatangan rombongan ini disambut oleh Yung Wei, maharaja Tang ketika. Ia juga memerintahkan pembinaan sebuah masjid peringatan di Canton(Guangzhou), yang merupakan masjid pertama di negara itu dibina. Zaman Dinasti Tang adalah zaman keemasan China dengan budaya kosmopolitan yang membantu memperkenalkan agama Islam. Pemastautinan orang Islam pertama di China terdiri daripada saudagar Arab dan Parsi.[3] Di kawasan tersebut, kabilah Hui Chi menerima Islam, dan nama tersebut menjadi permulaan kepada rujukan terhadap huihui atau Hui sebagaimana yang mereka dikenali hari ini.

Saya sahju menziarahi makan Saad Abu Waqqas dan para-para pengikutnya….alhamdullilah sampai juga ke makam para sahabat …amin.

China terkenal sebagai negeri berpenduduk yang paling padat yang sibuk mencetak duit melalui produk produk copy. Sebenarnya bila berbicara tentang China pasti tidak lari dari soal bisnis dan wang. Guang Zhou juga dikenal sebagai Canton, Bandar inilah yang menyerikan wajah Cina dan Pada November tahun ini, kota ini akan menjadi tuan rumah Asean Games ke-16.

Semasa lawatan kesini saya masih melihat keindahan bandar ini yang dihias indah untuk menyambut tetamu bulan disember lalu. Bermula dari Baiyun Airport hingga hampir di sepanjang jalan, spanduk spanduk Asean Games masih terpampang. Guang Zhou, atau orang Cina suka memanggilnya dengan “Sui”, adalah pintu gerbang selatan negeri Cina terhadap dunia luar. Dengan Sungai Mutiara, sungai ketiga terpanjang di Cina yang mengalir menyusuri kota, dan bermuara di Laut Cina Selatan, yang memisahkan kota ini dengan Hongkong dan Macau.

Perkara yang sangat menakjubkan ialah bahwa tidak ada satu benda pun yang tidak dapat dibuat oleh Bangsa China. Bahkan, membuat kita meragukan seluruh produk negara lain. Karena ternyata , made in apapun yang tertera pada barang yang anda beli,sebagian besar sebenarnya asal muasalnya juga dari Negeri China. Mungkin anda faham maksud saya.

Tapi bagi orang awam, Guang Zhou adalah kota yang artistik. Dengan jalan-jalan lebar berpagar gedung-gedung menjulang. Juga aliran Sungai Mutiara yang membawa perahu dan kapal kapal pesiar berlayar. Pohon pohon besar berselang seli dengan pohon pohon . Kenderaan yang sibuk dijalanan dan manusia yang berjalan cepat setiap detik dengan jarum jam. Merupakan lukisan hidup yang menarik.

Posted on 24 December, 2010, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: