Aroma untuk nesting plank

Aroma juga dapat dibuat daripada sarang walit itu sendiri. Aroma ini digunakan pada nesting plank. Kos untuk membuat aroma ini agak mahal. Ia dibuat dengan cara merendam sarang walit dalam air selama satu jam. Bila sarang walit telah kembang, sarang ini hendaklah diblend supaya hancur.

Sarang yang digunakan hendaklah dari sarang yang berkualiti rendah. Sarang yang bewarna choklat, kotor, sarang yang busuk atau bentuknya tidak sempurna yang harga pasaranya rendah.

Pastikan sarang yang diblend tadi berbau dan melekit. Kemudian ia disapukan dengan menggunakan jari atau brush lukisan pada nesting plank.

Untuk mengekalkan ketahanan supaya kesannya lebih lama sebaiknya bahagian nesting plank yang disapu dengan aroma sarang walit adalah bahagian yang tidak terdedah dengan cahaya supaya ia lambat kering.

Nesting plank yang disapu dengan cairan sarang walit ini akan menggalakkan dan memudahkan walit, khususnya yang muda untuk melekatkan sarangnya. Cairan ini berfungsi sebagai landasan yang bagi memudahkan walit membuat sarang.

Ada juga pembudidaya di Indonesia menggunakan telor itik (bahagian putih) untuk dijadikan aroma pada nesting plank. Tapi awas ia akan menggalakkan kedatangan semut.

Posted on 11 September, 2009, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: