Murahkan rezeki pengusaha burung walit

null

Ramadhan akan disambut gembira oleh seluruh umat islam sebagai bulan yang diberkati dan dirahmati Allah. Rezeki datang dari Allah manusia hanya berikhtiar dan berusaha. Allah memberi rezeki kepada semua makhluknya samada dibumi dilaut atau diudara. Allah boleh memberi rezeki kepada manusia melalui sumber yang mungkin tidak pernah terfikir oleh manusia itu sendiri. Allah boleh memberi rezeki kepada kita dari perut bumi seperti petrolium dan logam. Dibumi Allah menumbuhkan tanam tanaman untuk makanan makhluknya. Allah juga boleh memberi rezeki dari udara seperti sarang burung walit. Oleh itu kita sebagai hambanya seharusnya bersyukur dengan rezeki yang melimpah ruah yang dikurniakan Allah s.w.t ini. Sebab itu kita seharusnya mengagihkan pula rezeki ini kepada orang lain supaya kita diberkati dan dirahmati.

Burung walit yang sifatnya apodidea atau berkaki lembik dan tidak mampu hinggap dirantingan pokok atau diatas talian letrik dan kehidupanya diudara. Terbang berlegar menyambar serangga yang beterbangan diudara tidak pernah tidak cukup makanan yang disediakan Allah untunya. Berapa banyak pun bilangan walit malah berbilion jumlahnya pasti tiada burung walit yang mati kelaparan. Yang pastinya manusia tidak akan mampu untuk menyediakan makanan untuk walit. Andai kata terdapat usaha untuk menternak walit secara kurungan seperti mana yang dibuat oleh Pak Agong di Indonesia saya percaya usahanya pasti gagal.

 

 

Walit adalah burung yang istimewa dari dahulu lagi . Semasa nabi Ibrahim dihumbangkan kedalam api burung walit yang berada dudara berusaha menitiskan air untuk memadamkannya. Lebih daripada 1400 tahun yang lalu nabi Muhamad s.a.w telah mengajar umat islam untuk memohon doa jika rezeki kita berada dilangit minta supaya Allah turunkan. Dicatatkan juga banyak kawasan hunian (centra walit) berada berhampiran dengan mesjid. Burung walit akan cepat tertarik dengan suara azan. Burung burung walit akan keluar dari rumah selepas subuh dan kembali semula sebelum magrib. Dimaklumkan juga terdapat banyak pasentren di Indonesia terdapat rumah walit untuk menangung pembiayaan pelajar dan guru-guru disitu. Demikian juga di Malaysia terdapat juga sekolah agama rakyat yang bergerak kearah itu.

Agaknya jika pengusaha walit pemurah Allah pasti melipatgandakan hasil dari membudidaya walit.

Posted on 29 August, 2008, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: