Pengaruh lampu neon terhadap rumah burung walit

Lampu neon dinyalakan mulai waktu magrib

8.00 malam suasana keliling gelap, saya keluar rumah meninjau kebelakang, bunyi tweeter pemanggil burung masih lagi kedengaran, mungkin tersalah setting. Biasanya tweeter caller saya matikan paling lewat pun jam 7.45 malam. Alangkah terkejutnya bila mendapati ada beberapa pasang  walit yang baru pulang dan terus masuk kedalam rumah burung. Pada pintu masuk saya pasang lampu kalimantan (neon) bewarna kuning. Tujuan saya ialah untuk menghalang kelawar masuk melalui lubang masuk. Selepas itu saya perhatikan lagi pada malam-malam berikutnya dan mendapati terdapat juga beberapa ekor walit keluar berputar-putar dihadapan lubang masuk. Rupanya mereka berpesta makanan.

Mengapa ia terjadi demikian ?. Tentunya ada kaitan dengan sumber makanan ia itu serangga. Cahaya lampu yang dipasang itu sebenarnya menarik kehadiran serangga. Ingat tak bila terjadi hujan renyai-renyai dan kelkatu keluar daripada tanah ia akan menuju kepada cahaya lampu. Bukan sahaja kelkatu bahkan serangga lain juga suka kepada cahaya lampu. Disamping dapat mengelakan kelalawar masuk cahaya lampu  juga dapat menarik serangga. Ini dapat membantu walit walit yang masih kelaparan mendapatkan makanan tambahan. Cahaya lampu juga dapat membantu walit menuju kelubang masuk dengan jelas. Sebab itu walaupun jam 8.00 malam masih terdapat walit yang terlewat pulang dapat masuk ke rumah burung yang dipasang lampu pada lubang masuknya.

Semasa saya bersama Pak Hendri, Pak Jeff, Pak Zabri dan Pak Eddy membuat tinjauan di jalan Ir. H. Juanda. Di Pontianak Indonesia. Dimana disekitar kawasan tersebut terdapat banyak rumah burung . Difahamkan rumah-rumah burung disini menghasilkan puluhan kilo sarang burung bersebelahan.Diatas Bank Ekonomi terdapat sebuah billboard Bank Ekonomi yang memancarkan cahaya yang terang. Kami dapati terdapat banyak burung walit yang berkeliaran di tempat yang ada lampu. Burung-burung walit ini meyambar dan memakan serangga terbang yang beterbangan dikawasan cahaya lampu dari billboard tersebut. Fenomena yang sama berlaku di Bandaraya Persisir Air Kuala Terengganu. Burung-burung walit tersebut nampaknya berpesta menikmati serangga yang beterbangan.

Billboard Bank Ekonomi Pontianak



Ini menunjukkan peranan cahaya berhampiran rumah burung juga penting dan saya percaya ia dapat membantu meningkatkan populasi walit dalam rumah burung tersebut.

Dalam seminar strategi jitu memikat walit diberitahu faktor kelembapan, aroma, cahaya, suhu dan suasana persekitaran dan ventilasi mempengaruhi kejayaan sesebuah rumah burung. Walaubagaimana pun kajian secara sainstific perlu dilakukan untuk melihat sejauh mana kesan cahaya terhadap rumah burung. Apakah burung walit memerlukan cahaya atau tidak dan sejauh mana kesanya terhadap rekabentuk rumah burung..

Posted on 24 August, 2008, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: